Love , Family , and Life = Conflict [part 7]

[ part 7 ] ^^

 

Love , Family , and Life = Conflict

 

 

Author : hasanahnana a.k.a young hae ta

Genre : love, family, friendship , lifestyle

Main cast:

1. Lee donghae

2. Im yoona

3 kim heechul

4. Jessica jung

 

Other cast : 

1. Lee sora

2. lee hyukjae / eunhyuk

3. kim haeyang(yoona namdongsaeng)

4. sekretaris chang

5. cho kyuhyun

6. pengacara ahn minyoung

7. im  taeyeon (eomma kandung yoona)

8. choi jin ri alias Sulli

               

Desclimer : FF ini merupakan duplikat dari drama korea “nice guy” yang dibuat versi yoonhae

Annyeong chingu , ketemu lagi nih, yok capcus langsung baca aja ini  FF………. ^p^

 

HAPPY READING ^^

 

Mendengar kata kata Donghae , Yoona terhibur dan menyetujuinya.

 

“apakah kau sudah memutuskan untuk mengakhiri hubungan ini? , meskipun kau menghentikan hubungan ini, aku tak akan menerima  uang sepeser pun. Dan jika ada yang memukuliku selama 3 hari itu juga bukan masalah. ”

 

Yoona tersenyum kembali mendengar perkataan Donghae.

 

“ahhh,, aku akui kalau aku sudah memiliki kenangan indah bersamamu. ”

 

“Mwo?? Bukankah kita baru berkencan itupun kurang dari 12 jam. Bagaiman bisa kau sudah mengatakan tentang kenangan indah?” Tanya Donghae heran.

 

“Memang belum 12 jam tapi rasanya siddha seperti 12 jam. Walaupun rasanya memalukan untuk mengakui, sebenarnya aku benar2 tertarik padamu.” Aku Yoona (aigoooo,, yoona unnie seperti nembak hae oppa)

 

Mendengar pengakuan Yoona, Donghae bertanya,

“Demi cinta, maukah kau menyerGambarahkah perussahaanmu?”

 

Yoona tak menjawab , malah mengulurkan tangannya. Donghae bertanya, “Kau ingin berjabat tangan untuk perpisahan kita?”. Yoona berterima kasih dan mengucapkan selamat tinggal. Donghae memandang uluran tangan Yoona dan membalasnya.

 

 

Tapi sebelum menyentuh tangannya, donghae berkata, “ daripada berjabat tangan, aku lebih suka ciuman perpisahan saat aku diputuskan. Dan aku tak mau melakukannya disini. Bagaimana kalau kau menelponku jika  telah menemukan tempat yang special untuk ciuman? Tak setiap hari aku menemukan yeoja yang aku sukai. Kalau aku berpisah dengannya tanpa pernah menciumnya pasti akan sangat menyedihkan, bukan?  Saat itu mari kita berciuman dan berpisah.”

 

Donghae meraih tangan Yoona dan menggenggamnya, “Jagalah dirimu sampai kita bertemu lagi. Dan aku lebih suka jika pertemuan kita berikutnya nanti lebih lama dari biasanya.”

 

*************

 

Sementara itu, di caffe tempat Soora bekerja. Soora didatangi pacar Eunhyuk yang membawa kaos bergambar Eunhyuk dan dirinya. Tapi sekarang wajah gadis itu sudah dihiasi telinga dan kumis kucing dan gadis itu menuduh Soora yang melakukannya.

 

Soora pura pura tak tahu apa apa. Gadis itu bilang kalau Soora melakukannya karena ia cemburu. Ia juga menuduh kalau Soora menyukai Eunhyuk.

 

“ ahh, Aniya. Siapa bilang?? aku ini menyukai Ashton Kutcher. ”

 

“ jinjja?? Bukankah Ashton Kutcher mirip dengan Eunhyuk??”. Skakmat.

 

Tapi bukannya membantah, Soora malah mengerdipkan matanya dan berkata,

“Setuju , sejujurnya mereka memang mirip. Tapi…..”

 

“Eunhyuk lebih tampan daripada Ashton Kutcher,” potong gadis itu dan membayangkan, “Matanya itu sipit dan sangat manis jika sedang tersenyum.”

 

Dan Soora marah saat pacar Eunhyuk itu mendahuluinyamengatakan sesuatu yang ia ingin katakan

Soora meyakinkan gadis itu bahwa ia tak menyukai Eunhyuk, walaupun ia mirip ashton Kutcher, ia tak menyukainya.

 

“kau pikir aku akan percaya??” gadis itu menggeleng tak percaya.

 

“AKU TAK MENYUKAINYA!!!!” TERIAK Soora.

 

Namun Soora tak dapat menolak , saat gadis itu memngeluarkan handphonenya yang bergambar  foto Eunhyuk yang memonyongkan bibirnya untuk mencium. Soora hanya melongo melihatnya, dan soora tak bisa menghindar saat pacar Eunhyuk menciumkan handphone itu ke bibir Soora dan bertanya,

 

“Bagaiman rasanya?”

 

“Aku …. tak merasakan apa apa dan berhentilah bercanda!!” bohong Soora.

 

Soora begera meninggalkan meja counter , tapi baru beberapa langkah kakinya lemas dan terjatuh karena jantung nya berdebar debar… “Aigooo.. sebenarnya aku ini kenapa?” batinnya.

 

Melihat Soora gemetar, gadis itu semakin tak percaya dengan ucapan Soora. Tak disangka Eunhyuk datang ke caffe itu, dan gadis itu yang pertama kali melihatnya. Ia menyolokkan kedua jarinya ke matanya. Untuk apa??………. oh ternyata untuk membuat kedua matanya berlinang air mata. #Cara yang aneh

 

Gadis itu segera membuat tangisan dan segera saja Eunhyuk menghampirinya dan memeluknya.

 

“Sulli-ah , mengapa menangis?? Gara gara Soora, kah?”

 

Sulli langsung merengek, berkeluh kesah tentang kaos itu, “Harga diriku sangat terluka, Oppa. Aku kan dikenal sebagai gadis yang cantik alami tanpa make up.”

 

Dan yang lebih lucunya lagi, Eunhyuk percaya bahkan menenangkan ratunya dan berkata, “ ne, kau tahu itu begitu pun aku. Bahkan tuhan pun juga tahu.”

 

Eunhyuk mengajak Sulli untuk duduk dan menenangkan diri. “Walaupun wajahmu berlinang air mata, cintaku padamu tak akan berubah. Jadi berhentilah menangis. ”

 

Eunhyuk mencari cari Soora dan Sulli mengisyaratkan Soora sedang bersembunyi di balik counter. Karena sebelumnya Soora juga menginjak kakinya.

 

Whaaaa….? Dari Hongkong si Soora bisa menginjak kaki Sulli ? bukankah mereka terpisah oleh meja counter? .

 

Dengan lebay..# what ? emang dikorea ada kata lebay? #plakk,, abaikan!!

Sulli mengeluhkan kalau Soora melakukan hal itu karena tak menyukai kecantikannya. Dan lagi lagi dia merengek sedih.

 

“Apakah menjadi cantik itu sebuah kejahatan?”

 

Eunhyuk kembali menenangkan Sulli. “kalau menjadi cantik adalah sebuah kejahatan, maka kita berdua sudah dihukum mati sejak dulu.”

 

LOL. Eunhyuk cantik?? Okeyyyyyyyyy….

 

Ia menyeret Soora dengan menjewer  telinganya dan menyuruh Soora meminta maaf pada Sulli sekarang juga. Soora meminta maaf,

 

“I’m sorry”,  tapi Eunhyuk menyuruhnya meminta maaf kembali dengan bahasa korea. Soora meminta maaf lagi. Eunhyuk menyuruh Soora meminta maaf lagi karena sudah menginjak kaki Sulli. Tapi soora tak mau karena ia tak pernah melakukannya.

 

Mengesaklan sekali. Betapa Soora dengan lebaynya mengatakan kalau mungkin ia harus disalahkan karena kecantikannya dengan keterlaluan hingga membuat orang lain iri. #UEKKK

 

Dan Eunhyuk mulai memarihi Soora seperti anak kecil yang menunjukkan kalau hidup orang itu sudah ditakdirkan. Menjadi tampan (menunjuk dirinya sendiri) atau jelek (menunjuk Soora), membuat orang memiliki garis hidupnya sendiri. Dan jika menyimpang dari garis hidup itu akan mempermalukan diri sendiri.

 

Ia memegang pundak Soora dan mengancamnya, “Kalau hal ini terjadi lagi, aku tak peduli kalau kau adalah adik dari sahabatku. Jika kau melukai Sulli lagi, kau akan rasakan akibatnya. Arasseoo!!”

 

Dan Eunhyuk membawa Sulli pulang dengan menggendongnya dibelakang punggung. Ia membawa Sulli ke bar tempat Donghae bekerja dan menyanyikan lagu untuknya.

 

Dibalik meja, Donghae bekerja dan menunjukkan kaehliannya membuat bola es dan menaruhnya didalam gelas. Ia menuang minuman dan menyajikannnya pada Minyoung.

 

Mereka berdua hanya saling bertatapan tanpa saling bicara.

 

Sementara itu Jessica dirumah, minum minum sampai bergelas gelas. Sedangkan Yoona berada dikantor dan memeluk boneka barbienya.

 

 Keesokkan harinya, Yoona gusar bukan kepalang karena  ia diminta Kyuhyun untuk tidak mengikuti rapat direksi. Yang memberi perintah adalah presdir Kim . alasannya adalah karena skandal yang terjadi saat sarapan dihotel.

 

Yoona tak mau mengikuti perintah itu , malah bergegas keruang rapat walaupun dilarang oleh Kyuhyun. Tapi ia pun tak bisa langsung masuk karena pintu dikunci. Ia menggedor pintu berkali kali.

 

Pintu baru terbuka setelah Minyoung , yang mendapat persetujuan dari presdir Kim , membuka pintu ruang rapat. Seolah tak terjadi apa apa , Yoona masuk dan mengikuti rapat.

 

Rapat kali ini membicarakan tentang pembelian saham perusahaan Joo Byung. Pangsa pasar elektronik mereka hanya 21% sedangkan pangsa pasar Joo Byung adalah 38%. Jika mereka melakukan merger maka pembelian ini akan sangat menguntungkan. Tapi merger ini membutuhkan dana sekitar 1,2 triliun won, sedangkan cadangan uang mereka tak mencukupi untuk nilai sebesar itu.

 

 Maka satu satunya cara adalah menjual asset perusahaan. Beberapa asset dilontarkan untuk dijual, tapi tak dapat direalisasi. Hanya katika Minyoung melontarkan usul untuk menjual resor Aomori di jepang. Presdir Kim mengangguk dan mempertimbangkannya.

 

Tahun 2012 , investor Rowling dari AS menawar resor Aomori seharga 103 milyar dan mereka masih tertarik dan harga yang ditawarkan pasti lebih tinggi lagi. Dan untungnya, Jessica berhubungan baik dengan eksekutif Rowling.

 

Tapi Yoona langsung menyuarakan penolakkan. Resor itu memiliki kenangan antara ayah dan ibunya. Ia memohon pada appanya.

 

“Ayah?” disini taka da ayahmu!!” presdir Kim langsung memotong dan menghardiknya.

 

“Resor itu bernilai 1,2 triliun. Bagaimana mungkin kau menbawa bawa perasaan sentimentalmu? Apakah begini caramu mengurus perusahaan?”

 

Yoona menatap ayahnya tak percaya. Tapi ayahnya belum puas. Seakan menabur garam diatas luka hati putrinya, ayah menunjuk menujuk Jessica sebagai team leader dalam proyek ini sebagai latihan. Suatu hari nanti , Jessica akan duduk manajemen perusahaan SM itu.

 

Presdir Kim menyuruh Minyoung untuk membantu Jessica memenangkan proyek ini, karena Minyoung mengenal masalah ini lebih baik dari siapa pun.

 

Saat diberitahu berita ini, Jessica luar biasa bahagia.

 

Donghae berada dirumah dan ia membuka sebuah kotak yang berisi barang barang yang ia gunakan dulu saat kuliah dulu. Ada jas dokter, stetoskop dan buku buku kedoteran. Ia membuka salah satu buku yang penuh dengan catatan dan stabile untuk menggarisbawahi kata kata yang penting.

 

Disalah satu halaman ada fotonya dan Jessica yang sedang merayakan ulang tahun. Ia membalikkan foto itu dan menutup buku.

 

Lagi lagi rumah Donghae kedatangan seorang wanita. Wanita itu mencari Donghae. Soora yang saat itu ada di depan rumah, memberitahu kalau oppanya sedang tidak ada dirumah. Ia juga meminta agar wanita itu tak repot repot mengejar Donghae karena Donghae mendekatinya hanya untuk uang saja.

 

Wanita itu heran pada Soora yang menjelek jelekna kakaknya sendiri. Tapi Soora berkilah kalau yang ia katakan adalah kenyataan. Donghae melakukan hal ini untuk memperoleh uang pengobatan Soora yang sakit sakitan. Dan ia mengatakan ini tak hanya pada wanita itu , tapi juga pada tiap wanita yang datang ke rumah ini.

 

Waniya itu pergi. Dan Donghae pun keluar. Soora terbelalak melihat kakanya ada di rumah. Apakah Donghae mendengar semua kata katanya? Tanpa senyum Donghae mengiyakan. Membuat Soora semakin ketakutan. “Apakah oppa akan membunuhku setelah ini?”

 

Kali ini senyum Donghae muncul, “Bagaiman mungkin oppa akan membunuhmu, kalau selama ini oppa selalu menjagamu agar terus hidup?” goda Donghae. Sambil mencubit pipi Soora , ia  malah memuji tindakan Soora tadi.

 

Donghae melangkah pergi, tapi kata kata Soora menghentikan langkahnya.

 

“Oppa carilah orang yang benar benar mencintaimu.. gadis yang kau bawa ke rumah ibu kemarin sepertinya baik.”.  yoona maksudnya.

 

Donghae tersenyum mendengar permintaan Soora , “Sekarang kau benar benar sembuh karena kau bisa cerewet seperti ini.”

 

Soora masih tetap khawatir pada kakaknya, “Lupakanlah  Sica eonni. Ia tak akan kembali.”

 

Terdengar perih di telinga Donghae. Tapi ia tak dapat berkata kasar pada Soora. Maka ia membalikkan pertanyaan itu pada adiknya, “Bagaimana denganmu? Apakah kau bisa melupakan Ashton Kutcher?”. Dan yang dimaksud Donghae adalah Eunhyuk.

 

Ha.. mendengar pertanyaan itu Soora tertawa gugup,,” A… A…. Ashton Kutcher yang mana?”

 

Saat keluar rumah Donghae mendapat telpon dari Yoona yang tanpa ba bi bu langsung meminta Donghae menyebutkan 10 orang yang rela menyerahkan tahta demi cinta.

 

Donghae menjawab, “Edwaer XI, Putri Pyung Gang, Putri Nang Nang, Putri Sunhwa,” Donghae terdiam sejenak seperti kehabisan ide, namun kemudian ia lanjutkan , “Putri Fiona dari Shrek, Gu Jun Pyo dari Boys Before Flowers.”

 

Ha. Kenapa nggak sekalian Putri Se Ryung dari Princess Man?

 

Saat ditanya apa yang sedang Donghae lakukan sekarang, ia menjawab kalau ia sedang berdiri di depan rumah menjawab pertanyaan Yoona.

 

“Aku rindu padamu” kata Yoona tiba tiba.

 

“dimana kau sekarang ? aku akan menyusulmu.”

 

“Aku ada di Aomori . tempat dimana aku menyimpan semua kenangan bersama ayah ibuku. Tapi presdir dan istri barunya memutuskan untuk menjual tempat ini.”

 

Donghae terdiam mendengar kalau Yoona sedang berusaha menggagalkan penjualan resor itu, tapi tingkat kegagalannya  90% dan kemungkinan ia akan ditendang dari perusahaan setelah ini,

 

“Jika aku jatuh miskin, maukah kau….”

 

“Aku akan membawamu,” poting Donghae. “Tempatku mungki tidak mewah. Tapi  aku memiliki banyak kamar. Aku tinggal bersama adik perempuanku dan sahabatku. Aku punya 7 pasang alat makan, aku punya selimut dan bantal yang banyak. ”

 

Awww,,,, Donghae Oppa so sweet  buangettzzz….

 

Yoona menyetujui tawaran Donghae. Jika siatu hari ia harus menyerah , ia akan menyerah, “Hingga saat itu, doakan aku untuk berhasil.”

 

 Kata kata Yoona terhenti karena ada Jessica berdiri didepannya. Ia menurunkan handphone tapi lupa mematikannya. Jessica menyindir kalau Yoona punya banyak waktu untuk jalan jalan. Yoona menjawab , “Berkat kaulah , aku memiliki banyak waktu luang karena ia tak perlu lagi ke kantor. Aku berniat membuat keributan disini. Aku akan menghentikan apa yang akan kau lakukan .” ujar Yoona

 

Ia telah menemukan cara untuk mencegah agar resort ini tak terjual. Jessica tak takut pada ancaman Yoona.

 

Jessica hanya tertawa dan tak menganggap Yoona sebagai lawan sepadan. Ia sudah separuh jalan menuju tujuannya. Jalannya tak mulus dan tak gampang. Berkali kali ia dilempari batu sepanjang perjalanannya.

 

“Bagaiman orang sepertimu bisa memahamiku? Aku akan menuju tempat itu, bagaiman pun caranya. Dan aku tak akan memaafkan orang yang mencoba menghentikanku tak peduli siapa pun orangnya.” Ujar Jessica

 

Dengan nada suara berubah manis dan keibuan Jessica menyibak rambut Yoona dan menyuruhnya untuk menikmati liburannya di Aomori, berendam air panas, setelah itu pulang ke rumah. Yoona hanya terdiam mendapat perlakuan itu.

 

Di ujung telpon , Donghae mendengar semua ucapan Jessica dan raut wajahnya mengeras. Tahu kalau Yoona tak menyadari handphonenya masih tersambung dengannya, ia yang memutuskan sambungan. Tapi kata kata Jessica masih terngiang di kepalanya. Aku akan menuju tempat itu bagaiman caranya.

 

Yoona bernostalgia di taman resort. Ia menaruh boneka berbienya di ayunan dan berkata pada boneka itu.

 

“Jangan Khawatir, aku akan menemukan cara karena aku Im Yoona. Aku tak mudah dijatuhkan begitu saja. Percayalah padaku, Bu..”

 

Sementara itu Jessica menyambut investor Rowling dan dengan kata kata sambutan , “Long time no see, Richard. You’ve gotten even sexier than I remember.”

 

Seberapa dekat hubungan mereka sampai Jessica mengomentari partner bisnisnya, sexy? Dan jika sedekat itu, apakah yakin hubungan mereka hanya sekedar partner kerja?

 

Malam itu Yoona berkutat di meja didalam bungalownya. Mencari sumber uang yang dapat digunakan untuk menggantikan penjualan resort Aomori. Tapi semakin malam , dana itu tak kunjung ia temukan. Hari sudah hampir pagi dan waktu juga mulai menipis, tapi ia masih saja ada dijalan buntu.

 

 

Subuh menjelang, Yoona keluar bungalow dan membasuh muka untuk menyegarkan diri. Berbaring di rerumputan, ia menatap langit dan bertekad, “Aku belum menyerah, aku belum kalah.”

 

Ia tertidur kelelahan hingga pagi menjelang. Tidurnya sangat lelap sehingga ia tak menyadari ada seseorang bersepatu kets menghampirinya. Orang itu menggendong Yoona ala bridal dan membawanya.

 

…. Dan melemparkannya ke dalam kolam.

 

Yoona gelagapan dan terbangun. Belum sempat ia berteriak memarahi orang yang berani beraninya menceburkannya ke dalam kolam, ia terpana karena dipinggir kolam Donghae berdiri disana dan berkata,

 

 
   

“Hei tukang tidur!! Kau sudah cukup banyak. Ayo bangun. Bersama sama kita akan bantai mereka semua!”

*************************

Flashback

 

Donghae tak bisa menghilangkan kata kata Jessica dari pikirannya. Jessica menuduhnya hendak balas dendam dan merendahkannya karena telah menjual tubunhya untuk uang. Padahal bukankah itu yang dilakukan Jessica? Mendekati ayah Yoona dan sekarang Minyoung untuk mencapai ambisinya.

 

Donghae teringat kedatangan Minyoung ke bar tempatnya bekerja. Minyoung pernah bercerita ia pernah melihat film dokumentasi di TV tentang serigala yang menggigit ekoe seekor coyote kecil.

 

Coyote kecil itu berlari kearah tebing.  Jika serigala itu tidak mau melepas ekornya, serigala itu akan mati bersamanya dengan terjun dari tebing.

 

Sayangnya hanya itu pilihan sang coyote. Mati dimakan serigala atau mati jatuh dari tebing. Donghae mendengarkan tanpa mengatakan apapun.

 

Minyoung berkata ia tidak menonton dokumentasi itu sampai akhir. Kadang ia berpikir apa yang terjadi pada si serigala dan si coyote. Jika serigala itu memiliki perasaan , ia akan melepaskan ekor yang digigitnya. Jika serigala itu bodoh, ia dan coyote akan mati bersama.

 

“Menurutmu apa yang dipilih serigala?” Tanya Minyoung.

 

Donghae teringat perkataan Jessica pada Yoona yang didengarnya melalui ponsel : “Ada jalan yang harus kutempuh. Apapun yang terjadi, aku harus kesana. Aku tidak akan memaafkan siapa pun yang menghalangi jalanku. Siapa pun itu.”

 

Kembali ke percakapan Donghae dengan Minyoung

 

Donghae bertanya balik apakah serigala itu jatuh dari tebing dan mati bersama coyote. Menuruntnya serigala itu tak seperti Minyoung pikirkan. Serigala bodoh, ceroboh dan idiot.

 

Minyoung berkata binatang pun seharusnya takut mati. Jika serigala itu mencapai ujung tebing dan mendekati kematian, bukankah serigala itu seharusnya berubah pikiran?

 

“Tidak mungkin tidak. Serigala itu akan berkata pada coyote, “syukurlah kita bisa mati bersama. Berkat kau, aku tidak akan mati kesepian”, ujar Donghae tersenyum. Ia menatap Minyoung dengan tajam.

 

Serigala adalah Donghae dan Jessica coyotenya. Minyoung mengisyaratkan Donghae menyebabkan Jessica menuju tebing kehancuran dan mereka akan hancur bersama. Bukankah seharusnya Donghae melepas Jessica dan mereka berdua bisa hidup? Tapi Donghae berkata lebih baik ia hancur bersama Jessica.

 

Flashback End

 

…………………………………….

 

Donghae ternyata pergi ke jepang menyusul Yoona. Ia datang tak lama setelah kedatangan Rowling , investor asing yang akan membeli resort Aomori.

 

Donghae menanyakan pada petugas resort dimana Kamar Yoona. Yoona tinggal disebuah bungalow yang terpisah dari gedung utama. Donghae pergi kesana.

 

Ia mengenali boneka Yoona di ayunan dan menyapanya. Donghae membaca papan yang terpasang di pohon Yoona : Pohon Im Yoona, 30 Mei 1990, Yoona kami tumbuhlah dengan sehat, baik dan cantik.

 

Di pintu kamar Yoona terpasang pengumuman agar tidak mengganggunya hingga jam 10 pagi. Donghae melihat jam nya. Pukul  11 malam. Ia memutuskan menunggu diluar kamar. Yoona sibuk bekerja dalam kamarnya, mencari cara untuk menyelamatkan resort. Jam demi jam berlalu. Yoona frustasi dan keluar dari kamarnya.

 

Donghae melihatnya keluar kamar, mencuci muka lalu membaringkan diri dirumput. Yoona sama sekali tak menyadari kehadiran Donghae.

 

Donghae terus mengamati Yoona. Tanpa ia sadari kakinya mengetuk ke tanah (sama seperti ia melihat Jessica di TV). Donghae akhirnya menghampiri Yoona dan memanggilnya. Rupanya Yoona tertidur. Yoona mengigau mengenai perhitungan yang tidak benar.

 

Donghae masuk ke kamar Yoona. Ia melihat kertas kertas yang berserakan dan catatan catatan hasil perhitungan Yoona. Dalam catatan itu nama Jessica beberapa kali tertulis. Juga tercatat berapa dana yang dibutuhkan untuk mengambil alih Joo Byung Elektronik.

 

Donghae teringat kata kata Yoona dan Jessica saat ia menguping melalui ponsel Yoona. Yoona saat itu berkata akan mencari cara mendapatkan dana agar resort itu tidak perlu dijual. Lalu tanggapan Jessica merendahkan Yoona.

 

Donghae duduk dimeja Yoona lalu menelpon Eunhyuk . Rupanya Eunhyuk tertidur ditenda dihalaman rumah Donghae? Donghae meminta eunhyuk membantunya memeriksa data data keuangan.

 

Ia meminta Eunhyuk menghubungi temannya yang saat ini bekerja dalam sebuah perusahaan besar. Eunhyuk marah marah. “Memangnya sekarang jam berapa? Apa kau sedang mengigau? Dasar pabo. Sudah kau tidur sana!”

 

“Awas kalau kau mematikan telpon,” ujar Donghae singkat. Eunhyuk kesal sekali. Ia akhirnya bangun sambil terus mengomel. Setelah Donghae berjanji akan mengenalkannya pada wanita seksi, barulah Eunhyuk bersedia membantu.

 

Eunhyuk membantu Donghae membaca dan menghitung neraca keuangan. Donghae mulai melakukan penghitungan dan membuat banyak catatan. Ia teringat pada ucapan seorang mantan kekasihnya (manatn kekasih Eunhyuk pada part 1 )mengenai klub X

 

Klub X bangkrut 2 tahun lalu dan 6 bulan lalu memulai usaha pertambangan. Usaha itu akan segera booming. Ia mengatakan agar Donghae segera menginvestasikan uangnya pada Klub X untuk mendapatkan banyak keuntungan. Donghae melingkari klub X dengan bolpoin merah.

 

Pagi harinya Donghae selesai menghitung. Dinding didekat meja penuh dengan catatan Donghae. Donghae keluar kamar dan melihat Yoona masih tertidur.

 

Seperti yang kita tahu di part 7 , ia menceburkan Yoona ke kolam. Yoona terkejut tapi ia tak sempat marah saat melihat Donghae ada didepannya. Donghae menatapnya sambil tersenyum dan mengajak Yoona mengahbisi semuanya.

 

Yoona bengong. “Ayo kita makan sebelum menghabisi mereka semua!” ajak Donghae.

 

Donghae makan dengan lahab sementara Yoona terus memandangi Donghae. Terlihat heran akan kedatangan Donghae.

 

“Ayo dimakan, kenapa hanya diam saja? Kita tidak bisa berperang dengan keadaan perut kosong, kan?”

 

“Bagaimana kau bisa berada disini?” Tanya Yoona.

 

“Dengan pesawat”

 

Yoona mengangkat sebelah alisnya.

 

“Juga dengan taksi.”

 

Yoona terus menatap Donghae.

 

“Aku merindukanmu. Sepertinya aku tidak bisa tidak melihatmu selama beberapa hari, jadi kupikir aku bisa datang untuk melihatmu. Aku juga ingin mengkonfirmasi beberapa hal, jadi aku datang untuk menanyakannya,” ujar Donghae.

 

Yoona menanti apa yang akan dibicarakan Donghae padanya.

 

“sungguh aku terpukul melihat wajahmu yang pucat dan kelelahan itu jadi aku tak bisa menanyakan apapun padamu. ”

 

“Sudahlah kau makan dulu. Oh ya, apa kau akan membiarkan resort ini diambil?”. Lanjut Donghae.

 

Yoona terkejut melihat Donghae menyodorkan hasil perhitungannya pada Yoona.

 

“SM membutuhkan 35 triliun won untuk mengakuisisi Joo Byung Elektronik tapi sayangnya dana itu tak ada. Pertama tama SM harus menginvestasikan 5 triliun won pada klub X.”

 

“Tapi klub X sudah bangkrut dan sahamnya turun ke dasar.” Kata Yoona.

 

“kau tahu,, ternyata klub X sudah memulai perusahaan baru dalam bidang pertambangan. Dan menurut laporan yang ku dapat, pertambangan itu bernilai 300 triliun won emas dan tembaga. Bahkan laporan saham pagi ini menunjukkan peningkatan menjadi 4 kali lipat dari nilai yang Diinvesttasikan (jika investasi 5 triliun maka sekarang akan bernilai 20 triliun won).”

“Jadi kau hanya perlu mencari dana 15 triliun won lagi. Dan yang kedua SM memiliki pabrik peralatan medis…..”.  jelas Donghae.

 

“Hei….!!!!”. Melihat Yoona bengong, Donghae menegurnya.

 

“Sejak kapan kau mengetahui semua ini?” Tanya Yoona.

 

“Aku ini memiliki banyak koneksi, jadi jelas saja aku lebih pintar darimu. ” bangga Donghae.

 

Donghae meneruskan penjelasannya.

“Pabrik CM milik SM yang bergerak dibidang peralatan medis telah berhenti berproduksi lebih dari setahun. Dan jika Sm menjualnya bisa mendapatkan dana sebesar 8,5 triliun won.”

 

“ne,, arraseo. Jadi dana yang tersedia sekarang sudah mencapai 34,48 triliun won, hanya kurang sekitar 500 juta won dari dana yang dibutuhkan. Dan itu bukanlah angka yang sulit untuk aku dapatkan .” lanjut Yoona.

 

Yoona menatap Donghae.

“Kau tidak perlu merasa tersentuh atau hormat padaku. Waktumu tidak banyak.” Ujar Donghae.

 

Yoona melihat jamnya. Acara penandatanganan kontrak akan segera dimulai. Ia langsung membereskan barangnya.

 

“Rasa hormat, rasa terharu, menggunakanmu untuk menyombongkan diri, pelukan… akan kuingat semuanya. Setelah aku menang , mari kita mengadakan perhitungan dengan jelas.” Ujar Yoona dan Donghae pun tersenyum.

 

Yoona pun menelpon Minyoung dan memintanya untuk memberitahu Jessica untuk menghentikan apapun yang sedang dilakukannya.

 

Yoona berjalan pergi.

 

“Yoona-ah…” tiba tiba Donghae memanggilnya dan menghampirinya. Lalu mengecup kening Yoona. Dan Yoona pun hanya bisa diam.

 

“Kau harus menang dan menghabisi mereka semua. Jika kau tidak menang, jangan berpikir untuk kembali.”

 

Yoona tersipu dan berjalan pergi. Donghae terseyum tapi lambat laun senyum nya memudar. Tampaknya ia sedang memikirkan sesuatu.

 

*********************

  

Min Young menemui Jessica yang sedang mandi di kolam renang  >,< . Min Young memberitahukan pesan Yoona pada Jessica.

 

“Apakah aku seseorang yang akan menuruti permintaan dari seorang Yoona ?”

 

”Apakah kau seorang yang seperti itu? Menungg saat disuruh menunggu dan berhenti saat di suruh berhenti?” Tanya Min Young balik.

 

“Jika kau berhenti sekarang , kau akan berhenti lagi dimasa yang akan datang. Jika kau menunggu sekarang, maka kau akan menunggu lagi dimasa depan,” ujar Min Young. Pada dasarnya Min Young memang mendukung Jessica.

 

“bisakah kau mengambil handukku?” suruh Jessica.

Saat Min Young mengambil handuk, Jessica keluar kolam, tanpa mengenakan apapun. Min Young mengalihkan pandangannya.

 

Jessica mengenakan handuknya dengan tenang.

 

“Kau segera hubungi Rolling , dan katakana padanya kita akan mengadakan kontrak lebih cepat dari waktu yang sudah direncanakan.” Suruh Jessica lagi.

 

****************

 

Yoona meminta supir taxi untuk mempercepat jalannya. Sementara itu Rolling dan Jessica telah tiba ditempat penandatanganan kontrak.

 

Yoona berlari ke ruang rapat. Ketika ia sampai , Jessica dan Rolling sedang berbincang bincang. Jessica menyambut Yoona dengan senyum manis. Ia memperkenalkan Presdir Rolling yang sekarang berkuasavpenuh atas resort. Kontrak telah ditanda tangani.

 

Jessica berbasa basi tentang betapa cantiknya Yoona. Yoona menatap Jessica tajam. Bukankah ia sudah meminta Min Young menyampaikan pesanannya? Ia menemukan cara mendapatkan dana tanpa menjual resort.

 

“jinjja? Tapi aku tak menerima pesan itu?” jawab Jessica dengan muka polosnya.

 

Kemarahan Yoona beralih pada Min Young.

 

“aku tidak menyampaikan pesanmua pada Jessica. Karena aku tak bisa membiarkan kau membahayakan perusahaan karena hanya karena perasaan pribadi.”

 

“kau tahu,, sebenarnya resort ini mendapat peringkat yang paling buruk diantara usaha SM lainnya. Seharusnya resort ini sudah di jual sejak lama.” Kekeraskepalaan Yoona yang selama ini membuat mereka menbiarkan resort itu. Dan lagi harga yang ditawarkan Rolling lebih tinggi dari yang mereka kira. Dan itu berkat Jessica. Ini adalah kesempatan seumur hidup untuk SM.

 

“Yoona.. aku tahu perasaanmu. Resort ini termasuk setiap pohon yang ditanam disini, dan setiap kamar tamu didesain oleh ibumu. Jadi kau ingin melindungi resort ini. Aku sepenuhnya mengerti. Tapi bisnis adalah tujuan kita…” tutur Jessica lembut.

 

“Hentikan semua omong kosong ini!!” seru Yoona.

 

“Aku tak akan menjual resort ini padamu! Tidak akan pernah!” ujar Yoona lagi pda Rolling.

 

Yoona mengambil surat kontrak dimeja yang telah ditanda tangani. Jessica melihat keberhasilannya dirobek robek oleh Yoona.

 

“Im Yoona !!!” serunya marah.

 

“Kontrak ini batal!!” ujar Yoona. Dan Jessica memerintahkan agar Yoona dikeluarkan dari ruangan itu.

 

“Kau jangan bermimpi untuk mendapatkan resort ini. Selama aku masih ada aku tak akan pernah menjual resort ini.”

 

“Tutup mulutmu!! Apa kau sedang berakal sehat?” ujar Jessica marah.

“berani beraninya kau, seseorang yang diskors SM Group, merobek kontrak hanya karena ikatan pribadi debgan resort ini?” marahnya lagi.

 

Tindakan Yoona yang ceroboh, bodoh, dan tanpa pikiran akan berakibat pada perusahaan . Terlebih lagi….

 

Yoona tak mempedulikan ceramah Jessica. Ia hedak menelpon ayahnya. Jessica merebut ponsel itu dan menampar Yoona dengan keras di depan semua orang. Bahkan Min Young pun terkejut.

 

 

Yoona mentap Jessica dengan tajam.

 

“Orang tua mna pun akan memukul anak mereka jika anak mereka mengambil jalan yang salah dan membuat keputusan yang bodoh. Itulah yang selalu ayahmu katakan!”

 

“Tunggu sebentar , Jessica- sshi!”

 

“Betulkan panggilanmu. Aku bukan Jessica Jung. Aku ibumu.terlebih lagi ayahmu memintaku mengurusmu mulai sekarang. Gadis tak dewasa sepertimu, jika perlu dihukum kau akan dihukum. Jika perlu dipukul kau akan dipukul.”

 

“orang yang ingin menjual resort ini bukanlah aku tapi ayahmu. Ayahmu ingin menghapus kenangan mengenai ibumu.” Ujar Jessica.

 

“Aku tak percaya itu. Itu semua adalah kebohongan.”

Jessica mengembalikkan ponsel Yoona dan menyuruhnya menelpon presdir dan menanyakannya langsung.

 

Yoona terpukul. Jessica meminta maaf pada Rolling kalau Yoona saat ini sedang mengalami ketidakstabilan mental. Ia mengusulkan untuk membuat kontrak baru.

 

Min Young khawatir dengan kondisi Yoona. “Arrghhhh….” Yoona tiba tiba berteriak keras dan jatuh terduduk dilantai. Semakin membuat orrang lain percaya kalau Yoona memang mengalami ketidakstbilan mental.

 

“cepat bawa Yoona keluar dan mintalah obat penenang pada dokter,” suruh Jessica pada Min young. Min young hendak membantu Yoona berdiri tapi Yoona segera menepisnya.

 

“Sejak kapan kau anjing Jessica Jung? Tadinya kau salah satu dari orang yang paling berharga di SM yang bisa kuandalkan.”

 

“Hal yang paling aku pikirkan adalah kesuksesan dan keamanan SM. Aku bekerja karena dua hal itu.” Ujar Min Young

 

Yoona tertawa getir. Kesuksesan itu bisa diraih walau tidak tahu berapa lama kesuksesan itu akan bertahan. Ia bangkit berdiri dan Min Young memeganginya.

 

“Bisakah kau menyingkirkan tangamu. Sangat menjijikan dan membuatku ingin muntah. Sepertinya itu jas yang bagus, jangan sampai akau merusaknya.” Sindir Yoona.

 

Dengan berat hati, Yoona membereskan barang barang nya. Ponselnya bordering. Yoona mengangkatnya sambil menahan tangis, apalagi ketika ia mendengar suara Donghae.

 

“Apakah kau kalah?” Tanya Donghae ditelpon.

“Aishhh,, sudahlah. Nanti kau akan ku telpon lagi.” Jawab Yoona.

“Hei..! bisakah kau mengoper ponsel mu pada Rolling dan menyalakan speakernya agar semua orang disana bisa mendengarnya?” ujar Donghae mengejutkan Yoona.

 

Yoona menurut, Donghae menyapa Rolling lalu membeberkan semua masalah Rolling. Ternyata perusahaan itu telah berkali kali mendapat tuntutan hukum karena melakukan pencemaran alam dengan membuang bahan kimia sembarangan hingga mengubah namanya dari Lahel menjadi Rolling. Jessica dan Min Young terkejut, apalagi Jessica saat mendengar kalau itu adalah suara Donghae.

 

Rolling marah dan hendak mematikan ponsel. Yoona merebutnya dan mengangkatnya tinggi tinggi dengan penuh kemenangan.

 

“Sepertinya kau membeli resort Aomori untuk membuat pabrik biokimia dan membuang limbahnya disana, kan? Kau tahu penduduk setempat tak  akan menyukai itu. ” ujar Donghae.

 

Dan tentu saja Rolling menyangkal semua tuduhan itu dan pergi dari ruangan itu dengan marah.

 

Min Young berusaha mengentikan mereka. Hanya Jessica dan Yoona yang tinggal didalam ruangan itu. Dan ponsel Yoona belum dimatikan, jadi lagi lagi Donghae bisa menguping pembicaraan mereka.

 

“Jika kau pewaris SM Group, kau harus melihat jauh kedepan. Untuk menyelamatkan resort yang sama sekali tidak menghasilkan uang, kau melepaskan sesuatu yang besar hari ini. Kau membuat kesalahan besar dan kau akan menyesalinya.” Ujar Jessica.

 

“Tidak, aku tidak akan menyensal. Bahkan jika presdir yang marah mengambil semua yang ku inginkan, tidak apa apa walau aku hanya bisa melindungi resort ini.”

 

Jessica melihat nama Donghae diponsel Yoona. Ia tak mengatakan apa apa lagi dan keluar dari ruangan.

 

Yoona mengangkat telponnya.

 

“Hei apakah kau sudah menutup telponnya?” Tanya Yoona.

“Ahh,, Aniya. Aku masih disini.”

“Aku tak  bisa mengatakan apa pun , selain gomawo Donghae-ya”

“cheoma, itu bukan masalah untukku. Oh ya bisakah  kita bertemu?”

“Tentu saja”

“baiklah , aku akan menemui 3 jam lagi. Bye!”

“ne, ” balas Yoona sambil menujukkan senyumnya.

 

 

 

 

 

 

 

YOONHAE JJANG >>>>>>>>>

 

TBC

 

Gimana chingu, memuaskankah atau tidak???

Mian baru bisa dipost,,,, komentar dari kalian sangat berguna dalam pembuatan ff ini….

Oke !! See you next part…………

 

Like + Comment  = Lanjut

 

 

 

Pos ini dipublikasikan di yoonhae dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s