Love , Family , and Life = Conflict [part 8]

[ part 8 ] ^^

 

Love , Family , and Life = Conflict

 

Author : hasanahnana a.k.a young hae ta

Genre : love, family, friendship , lifestyle

Main cast:

1. Lee donghae

2. Im yoona

3 kim heechul

4. Jessica jung

 

Other cast : 

1. Lee sora

2. lee hyukjae / eunhyuk

3. kim haeyang(yoona namdongsaeng)

4. sekretaris chang

5. cho kyuhyun

6. pengacara ahn minyoung

7. im  taeyeon (eomma kandung yoona)

8. choi jin ri alias Sulli

9. Sekretaris Hyun

               

Desclimer : FF ini merupakan duplikat dari drama korea “nice guy” yang dibuat versi yoonhae

 

Annyeong chingu , ketemu lagi nih, yok capcus langsung baca aja ini  FF………. ^p^

 

HAPPY READING ^^

 

Eunhyuk dan Sulli berkencan dicaffe tempat Soora bekerja. Mereka saling menyuapi dan hampir berciuman ketika Soora mengingatkan mereka bahwa ini adalah tempat umum yang juga dikunjungi anak anak, jadi sebaiknya, mereka menjaga sikap.

 

Seorang penunjung caffe yang baru datang melihat Eunhyuk dan memanggilnya,

 

“Tuan Muda?”

Eunhyuk terkejut.

 

“bagaimana kabar tuan muda? Apakah tuan tidak tahu kalau presdir sangat khawatir?”

“mian, ahjussi. Sepertinya kau salah orang.” Jawab Eunhyuk.

 

Tapi kegugupan Eunhyuk menunjukkan hal sebaliknya. Soora dan Sulli menyaksikannya dengan bingung. Pria itu yakin kalau  Eunhyuk adalah tuan mudanya. Eunhyuk terpaksa memberi isyarat agar mereka bicara diluar.

 

Soora menuduh Sulli menbawa Eunhyuk kesini untuk memprovokasikannya. Sulli membantah, makanan enak juga karena ada boneka monyet yang sangat mirip dengan Eunhyuk. Sulli ini ternyata menyebalkan banget, dia bahkan mengadukan Soora pada pemilik caffe. Soora sebenarnya kesal sekali tapi ia tak bisa berbuat apa apa karena takut dikeluarkan dari pekerjaanya.

 

Pria itu tetap memanggil Tuan Muda pada Eunhyuk.

“Aisshhh,,, bisa tidak untuk tidak memanggilku tuan muda?”. Ucap Eunhyuk. Eunhyuk menyuruhnya seperti itu karena belum lama ini ia dikeluarkan dari daftar keluarga.

 

“ Presdir semakin tua dan sakit sakitan. Bisakah tuan kembali dan meneruskan usaha presdir?”

“andwae!! Aku tidak mau menggantikan ayah yang mempekerjakan tenaga asing dengan semena mena. Bahkan mereka tidak dibawa ke RS jika terluka , tapi malah dibunuh diam diam.” Ujar Eunhyuk.

 

“Kuharap kau mau berpura pura tidak mengenalku jika kita bertemu lagi. “ lanjut Eunhyuk. Karena itulah yang akan ia lakukan. Selain itu ia juga telah mengubah namanya dari Park Eunhyuk menjadi Lee Eunhyuk.

 

“kalau bisa beritahu pada ayah, jika bisa aku ingin mengeluarkan semua darah ayah yang mengalir ditubuhku.”

 

Eunhyuk kembali ke dalam caffe. Sulli cepat cepat menggigit tanganya sendiri. Eunhyuk kembali menunjukan wajah cerianya. Ia meminta maaf pada Sulli telah menunggu lama.

 

“Chagi, tadi mengapa pria itu memanggilmu tuan muda? Apakah kau adalah anak orang kaya yang melarikan diri?”

 

“Ahhh,, a..a..niya chagiya, pria itu hanya salah mengenali orang yang wajahnya mirip denganku.” Jawab Eunhyuk gugup.

 

Sulli menerima penjelasan Eunhyuk. Lalu ia pura pura mengeluh kesakitan. Eunhyuk melihat bekas gigitan ditangan Sulli.

“Siapa yang melakukannya?”

Suli memberi isyarat Soora yang menggigitnya.

 

“Hei, Lee Soora!! ” bentak Eunhyuk marah, “ Apakah kau seekor anjing? Jika bukan mengapa kau menggigit manusia? Kau tidak boleh menggigit wanita yang begitu lemah.”

 

“tidak. Aku tidak melakukan itu, lagian apa untugnya untukku?”

Lagi lagi Sulli merengek pura pura kesakitan.

 

“Kau tahu tidak, kalau dia menggigit tangannya sendiri.” Jelas Soora lagi.

 

“Baiklah kalau kau tidak meu mengaku! Akan kulaporkan hal ini pada Donghae. Kau akan dipukul 3 hari 2 malam oleh Donghae dan aku akan memukulkmu 1 kali.” HAHH? Memangnya Donghae tega?

 

Soora sudah hendak menangis. Melihat Eunhyuk membelanya, Sulli memanfaatkan kesempatan dengan mengatakan, “Kau bahkan sudah mencuri gelangku yang bertatahkan berkian dan bernilai 1 juta won. Kalau saja kau bukan dongsaeng dari teman namjachinguku, kau pasti sudah kulaporkan ke polisi”.

 

Soora kesal sekali.

 

“Laporkan sekarang juga” ujar Eunhyuk tiba tiba. “Orang seperti itu harus dikirim kepenjara.” Eunhyuk mengeluarkan ponselnya.

 

Sulli ketakutan dan merebut ponsel Eunhyuk. Masalahnya tidak seserius itu hingga harus ke polisi.

 

“Pergilah..” ujar Eunhyuk.

“Dia menyuruhmu pergi,” Kata Sulli pada Soora dengan angkuhnya.

“Bukan Soora, tapi kau. Pulanglah ke rumahmu.”

 

Soora dan Sulli terkejut.

 

“Aku bisa percaya, kalau Soora mencoret baju atau menginjak kaki orang yang tidak ia sukai, juga mungkin menggigitnya. Tapi Soora tidak akan pernah mencuri.”

 

Soora tersentuh, giliran Sulli yang ketakutan. Eunhyuk menyuruh Sulli pergi bahkan membentaknya. Sulli mengaku salh tapi lagi lagi berbohong dengan mengatakan ia tadi hanya salh paham. Eunhyuk tak mau mendengar lagi. Jika Sulli tak mau pergi,maka Eunhyuk yang akan pergi.

 

Eunhyuk keluar. Sulli segera menyusulnya sambil menangis. Soora tak bisa menahan tangisnya.

 

********************* 

 

Kyuhyun bertemu ayah Yoona. Presdir sudah mendengar mengenai kegagalan kontrak resort Aomori dan kegagalan itu menyebabkan kerugian.

 

“Bagaiman lagi aku harus menghukum Yoona atas semua ini? Memecat dan mengusirnya dari rumah tidak akan cukup.”

 

“bagaimana kalau presdir memotong gaji Yoona dan insentif untuk mengganti kerugian.”

“Ahh, itu tidak akan cukup.”

“bagaiman kalau Presdir juga memotong gajiku? Tak apa, asalkan Yoona tidak diusir sampai berusia 80 tahun.” Awww….

 

Presdir tersenyum.

“ seandainya semua orang meningglkan Yoona, bahkan jika aku juga meninggalkannya , aku berharap kau tetap tinggal disisis Yoona. Aku minta kau tetap bersabar meskipun sulit.” Dengan mata berkaca kaca ia memohon pada Kyuhyun untuk melindungi Yoona bagaimana pun juga. Kyuhyun mengerti.

 

 Baru kali ini Kyuhyun melihat kasih sayang presdir kepada Yoona. Kalian masih ingatkan kalau ia tak bisa mempercayai wanita. Mungkin ia menggembleng Yoona habis habisan seperti anak laki laki. Ia ingin Yoona tak mempunyai sifat cengeng walau terhadap peningglan ibunya. Bahakan Yoona tak dibolehkan bermain boneka. Ia sadar waktu hidupnya tak lama lagi dan Yoona akan mewarisi perusahaanya (disini cast Heechul menjadi orang yang penyakitan). Tapi ia juga tahu banyak orang akan berusaha untuk menggulingkan Yoona yang masih muda. Itulah sebabnya Heechul habis habisan mendidik Yoona.

 

Kyuhyun meninggalkan kediaman keluarga Kim. Seorang pelayan memanggilnya dan mengembalikkan foto Donghae yang terjatuh dari agenda Kyuhyun.

 

“Apakah Donghae pernah mengunjungi Jessica?” tanyanya pada pelayan itu.

“Ia, saya mengenalnya. Tapi Donghae-shii tidak pernah menemui nyonya langsung tapi saya pernah melihat Donghae-shii meninggalkan sebuah amplop untuk nyonya.” Jelasnya.

 

Hal ini menimbulkan ide bagi Kyuhyun. Donghae bisa saja menemui Jessica diluar rumah. Ia melihat kamera CCTV yang terpasang digerbang rumah keluaga Kim.

 

************** 

 

 Yoona mencoba menata rambut dan merias wajahnya untuk pertemuannya dengan Donghae nanti. Ia bahkan menyiapkan sebuah gaun manis berwarna peach. Melihat riasannya gagal, ia mengangkat telpon meminta penata rias.

 

***************

 

Jessica menelpon Donghae…

“yeoboseo.. Donghae-shii aku tau kau ada dijepang, bisakah kita bertemu?”

“tidak bisa,, aku sudah ada janji.”

“10 menit saja, ada yang ingin aku bicarakan.”

“tapi tidak ada yang ingin aku bicarakan, dan aku juga tak mau mendengarmu.”

“Aku merindukanmu Donghae. Beri aku waktu 10 menit saja.”

 

Sementara Yoona telah berdandan cantik dan berjalan ketempat yang mereka janjikan. Sepanjang perjalanan ia tersenyum dan tersipu. Gadis yang jatuh cinta.

 

Donghae menemui Jessica disebuah jembatan. Jessica tersenyum melihat Donghae datang.

 

“Waktu mu hanya 10 menit. Start.”

 

“Apakah aku yang menbuat mu seperti ini? Benar, aku yang menbuat seperti ini. Donghae terhangat didunia , aku ubah menjadi seorang yang dingin dan menakutkan seperti sekarang.”

 

Jessica mengajak Donghae untuk naik kapal. Ia ingin berlayar bersama keujung samudra. Donghae melihat jamnya, sudah 2 menit.

 

“bukankah itu yang kau kataka dulu? Kau mengajakku ke ujung samudra bersama. Dan janji itu belum kau tepati.” Ujar Jessica.

 

3 menit…. 9 menit…

 

“Apa yang ada didalam lautan itu? Laut Jessica Jung yang dipenuhi sampah, hanya cukup untukku. Apakah lautan itu lebih baik dari lautku? Tidakkah kau ingin tahu? Aku ingin kembali mencari tahu.”

 

Donghae melihat jamnya. 10 menit.

 

“Donghae…”

“Aku pergi…”

“Jangan pergi! Jangan pergi pada Yoona!” seru Jessica

 

Donghae terus berjalan. Tiba tiba terdengar suara benda terjatuh ke air.

Ternyata Jessica menceburkan dirinya ke laut. Mungkin ia ingin Donghae menyelamatkannya. Dan benar saja Donghae memang menyelamatkannya.

 

Sementara itu Yoona telah tiba dikembatan merah , tempat ia berjanji akan bertemu dengan Donghae. Yoona menelpon Donghae, tapi taka da yang mengangkatnya.

 

*****************

 

Di tempat lain, Kyuhyun mengecek rekaman video CCTV gerbang rumah Yoona. Ia melihat Donghae memasukkan amplop ke kotak surat. Kyuhyun memeriksa video berikutnya. Alangkah terkejutnya ia menemukan video dimana Jeesica mencium Min Young.

 

*****

 

Jessica diinfus dikamar Resort. Donghae yang melihatnya tidur, menahan dirinya untuk tidak menyentuh Jessica. Donghae bangkit dan berjalan keluar kamar.

 

“Mungkinkah … kau masih belum melupakan ku?” Tanya Jessica. Ternyata selama ini ia sudah sadar. Donghae menoleh.

 

“Itulah sebabnya kau terus berada didekatku, ya kan?”

 

“Kurasa kau salah paham Jessica-shii”

 

“Kalau begitu mengapa kau menyelamatkan ku? Seorang yang  tidak ada hubungannya denganmudan sampah yang seharusnya dibuang. Kau seharusnya membiarkanku mati. Mengapa kau malah menyelamatkanku?”

 

Donghae tak menjawab

 

“Aku akan kembali. Aku akan kembali padamu. Tapi tidak sekarang. Percayalah padaku dan menunggulah sebentar.”

 

“seberapa dalam laut Jessica Jung? Kau berniat jatuh seberapa dalam? Apakah laut Jessica tidak berdasar? Akan lebih baik jika kau memberitahuku lebih awal, saat aku dengan polosnya mendengar semua kata katamu dan dibodohi.”

 

“Lee Donghae!”

 

“Dari 100 kenangan, ada 10 yang bagus. Apakah kau tidak tahu apa kesalahanmu?pastinya bagus sekali jika kau bisa meninggalkan 1-2 kenangan indah. Ah…. Cinta pertamaku Jessica Jung bukanlah orang yang tidak berhati hati seperti itu. Walau aku tidak mengerti, kau seharusnya meninggalkan kenangan agar aku bisa memaafkanmu. Dengan begitu, Lee Donghae yang menyedihkan yang percaya Jessica Jung adalah seluruh hidupnya, tidak akan begitu kotor.”

 

Jessica terhenyak. Donghae pergi meninggalkannya. Dan bertatapan dengan Min Young yang berdiri didepan pintu. Donghae pergi tanpa mengatakan apapun.

 

Donghae jalan tak tentu arah. Ia melihat jalanan ramai dengan adanya pawai. Ia baru teringat pada janjinya dengan Yoona. Donghae melihat jamnya. Sekarang hari sudah malam jadi waktu pertemuan mereka sudah terlewat jauh. Donghae berlari.

 

**************

 

Donghae pergi kekamar Yoona tapi kamar itu gelap dan kosong. Donghae berlari ketempat mereka janji bertemu dan melihat Yoona yang tertidur bersandar dijembatan.

 

Donghae mendekatinya dan berjongkok didepannya. Ia mengulurkan tangan merapikan rambut Yoona. Yoona terbangun.

 

Yoona Pov

 

Aisshh.. dalam hati aku terkejut melihat Donghae berada dihadapanku dan segera saja aku berdiri meski kakiku terasa kaku.

 

“bagaimana bisa kau masih menungguku disini? Apa yang kau lakukan selama aku tak ada?” tanyanya padaku.

 

“Tentu. Aku akan menunggumu sampai kau datang.”

 

“Apakah kau memakai riasan?”. Aisshhh… apa begitu kelihatan kalau aku memakai riasan?

 

“Ne …. Hmmm,, bahkan aku juga memakai gaun hanya untuk bertemu denganmu. Dan ini adalah pertama kalinya bagitu. Ottae? ”

 

Donghae tersenyum.

 

“Aku hanya ingin menyelesaikan perhitungan antara kita.”

 

“Apa yang harus kita hitung pertama kali? Menggunakanmu untuk meyombongkan diri pada Jessica-shii, rasa hormat, rasa terharu… pelukan?”

 

Donghae tak menjawab apapun. Sebenarnya ia mendengarkanku tidak sihh??

 

Tak selang berapa lama,, tiba tiba Donghae meraihku , mempersempit jarak antara kami, dan menyiumku dalam.

Yoona pov end

 

Donghae pov

 

Entah apa yang membawa diriku untuk menciumnya, dan itu semua terasa manis. Entah saat itu juga aku teringat kenanganku saat pertemuan pertama kami. Saat aku mengobati luka Sica. Namu kali ini kengangan itu muncul bersamaan dengan dengan suara ku.

 

Jika boleh jujur, pada hari itu seluruh mimpiku menjadi kenyataan. Jessica nama yang mampu menenggelamkan hatiku, duduk dan tersenyum dihadapanku.

 

Dan aku jadi serakah dan mulai bermimpi. Kadang aku masih belum bisa percaya, kalau ia adalah Jessica. Kalau ia Jessica-ku. Aku bersyukur dia ada disampingku.

 

Itu semua adalah isi catatan yang aku tulis saat masih kuliah dulu.

 

Aku percaya, walau aku tak dapat membuatnya kaya dan terkenal, tapi aku akan selalu menjaganya dan juga mencintainya.

 

Dan semua kata kata itu terngiang saat aku mencium yeoja ini. Im Yoona. Matanya yang tertutup saat kucium tak bisa melihat mataku yang terbuka sebenarnya kosong tanpa nafsu.

 

Aku tak akan meninggalkanmu.

 

Malam ini aku berniat mengajak Yoona menonton carnival. Aku meraih tangannya dan mengenggamnya. Dapat kurasa kalau ia terkejut atas perlakuanku dan ia hanya membalasnya dengan senyumanya itu.

 

Tak peduli apapun yang terjadi, aku tak akan melepaskan tangamu.

Donghae pov end

 

Author pov

 

Tiba tiba Donghae menghilang. Yoona panic mencari cari Donghae. Semakin ketakutan karena sebenarnya yang diparadekan dikarnaval itu adalah makhluk makhluk yang menakutkan.

 

Aku akan selalu berada ditempat kau bisa menemukanmu.

 

Padahal Donghae berada diseberang jalan, hanya mengamati Yoona dengan tatapan dingin, membiarkan Yoona ketakutan.

 

Hidupku berawal dengan dirimu dan aku berjanji akan mengakhirinya bersamamu.

 

Akhirnya Yoona menemukannya. Wajah Donghae langsung berubah , dari dingin menjadi hangat, dan tersenyum menenangkan Yoona. Donghae mengacungkan dua kaleng, mengisyaratkan kalau ia tadi membeli minum. tapi Yoona , yang seperti anak hilang, berlari dan langsung memeluknya.

 

Kuharap dia merasakan hal yang sama.

 

Hanya ketika, Yoona yang sudah berada dipelukan dan tak dapat melihatnya, wajah Donghae kembali dingin dan tatapannya kosong.

 

**********************

 

 

 

Yoona pov

 

Hari ini aku pulang ke seoul,  dijemput oleh Sekretaris Hyun. Kenapa dia? Apakah dia kaget akan perubahan sikap ku?.

 

Apakah aku terlihat seperti orang gila?

 

“Bagaimana mungkin cinta membuat orang tak berdaya? Mengejutkan.” Ujarku, sambil menatap kea rah jendela.  Dan………Wuaahhh, wajahku benar terlihat  bersinar, kekeke ^^

 

“Apakah kau sedang jatuh cinta, Yoona-shii? Dan hal itu sampai membuat presdir marah besar.”

 

Aku hanya diam tak membantah perkataanya.

 

“Oh, ya sepertinya aku perlu membeli baju baru, seperti gaun atau rok yang feminim, lembut dan seksi. Dan bisakah kau panggilkan Sekretaris Kim padaku? Kulihat ia pandai berdandan.”

 

Sekretaris Hyun kaget hingga membuatnya terbatuk batuk, langsung saja aku menepuk nepuk punggungnya. Apa ada yang salah dengan kata kata ku? Kataku dalam hati.

 

“Kan sudah kukatakan untuk tidak terkejut melihatku. Aku juga sudah memperingatkan betapa gilanya aku.”

 

—–

 

Saat ini aku sudah sampai didepan rumah.  Tak lupa aku berpesan pada Sekretaris Hyun untuk tidak memberitahukan hal ini pada appa.

 

“Mungkin appa akan langsung mengirimku kerumah sakit jiwa.”

 

Sekretaris Hyun mengeluarkan sebotol obat anti depresan dan memberikannya padaku. Tapi aku langsung menolaknya.

 

“Aku kan Im Yoona.”

 

Hal ini sudah kuduga akan terjadi , aku tak terkejut, Kyuhyun sudah menungguku dengan wajah cemas. Dan ternyata  koper koper milikku sudah tertata rapi diruang tamu.

 

“Aku belum makan seharian ini. Bisakah aku makan dulu,sebelum ditendang dari rumah ini?” Tanya ku sinis untuk kemudian berteriak pada pembantu untuk menyiapkannya makanan.

 

“Bagaimana kau bisa makan disaat saat seperti ini?” teriak appa marah. Ia muncul dengan Jessica yang mendorong kursi rodanya. Jessica kemudian meninggalkan ruangan dengan alasan ingin memandikan Haeyang.

 

“ Aku hanya ingin makan dulu, tidak bisakah?”.

 

Bukannya menjawab, malah appa menyuruhku pergi sekarang juga. Bahkan appa menyuruh Kyuhyun untuk mengambil semua kartu kredit dan juga mobilku.

 

“Hubungi semua hotel untuk melarang anak ini masuk!” ujar appa, tapi itu tak membuatku takut.

 

“Apa ada yang lain.” Tantangku. Apa boleh buat, aku sudah tak tahan lagi.

 

“Kau tak perlu masuk kantor lagi. Jika aku membiarkanmu satu hari lagi bekerja disana, aku takut SM akan bangkrut.” Jawab appa pedas

 

“Kenapa appa tak pernah memujiku sedikit pun? Padahal aku telah berhasil menyelamatkan resort itu dan menggagalkan penjualan yang sangat merugikan perusahaan.”

 

“Sebenarnya, jika appa tak dihentikan oleh Jessica, aku pasti sudah melaporkanmu ke polisi.”

 

Kyuhyun mencoba menengahi pertikaian antara aku dan appa.

 

“Sebenarnya niat Yoona baik, presdir. Aku mohon presdir bisa memaafkannya kali ini.” Ujar kyuhyun.

 

“Bagaimana mungkin aku bisa memaafkannya, kalau ia sendiri tak meminta maaf padaku?” jawab appa

 

“Aku merasa tak bersalah karena  menyelamatkan Aomori  adalah hal yang paling membanggakan dan paling briliian yang pernah aku lakukan. Dan jika hal ini terulang lagi, aku tak akan segan untuk melakukannya lagi.” Ujarku.

 

“KELUARRR!!!” Bentak ayah marah.

 

Yoona POV end

 

Author POV

 

Yoona melakukan apa yang ayah perintahkan. Bahkan ia tak mau membawa semua koper yang ada diruang tamu.

 

“Semua barang barang yang ada didalam koper itu berasal dari SM, jadi aku tak mau membawanya”. Kata Yoona menantang.

 

“Sebenarnya aku juga ingin melepas bajuku, tapi aku tak mungkin pergi dengan telanjang kan?”

 

Yoona memberi hormat pada ayahnya, dan berkata, “Jagalah kesehatan anda .. Pak Presdir.”

 

Dan Yoona pun akhirnya pergi meninggalkan rumah tanpa menoleh lagi pada ayahnya.  Kyuhyun buru buru mengejar Yoona , meninggalkan ayah yang menahan air mata dan memegangi  dadanya. Sakit.

 

Kyuhyun menghentikan langkah Yoona dan memberikannya kartu kredit. Kyuhyun memberikan ini bukan sebagai pegawai SM, namun sebagai oppa yang mengenalnya sejak Yoona belajar merangkak.

 

Tapi Yoona tak mau menerimanya. Karena uang Kyuhyun berasal dari SM dan Yoona tak mau curang. Yoona bahkan mengambil dompetnya. Hanya mengambil uang tunai didalamnya, dan kemudian menyerahkan dompetnya pada Kyuhyun.

 

“Kartu kredit dan kunci mobilku ada didalamya. Aku minta padamu untuk menjaga appa baik baik. Kalau begitu aku pergi. “

 

“Annyeonghaseo ”

 

 

 

 

YOONHAE JJANG >>>>>>>>>

 

TBC

 

Gimana chingu, memuaskankah atau tidak???

Mian baru bisa dipost,,,, komentar dari kalian sangat berguna dalam pembuatan ff ini….

Oke !! See you next part…………

 

Like + Comment  = Lanjut

Pos ini dipublikasikan di yoonhae dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s