_ YoonHae _ Be Namja _ 3

Gambar

 

 

Author : Nana Lee

Genre : Comedy, Romance

Length : Chapter

 

Main Cast :

 

1..Im Yoon Ah

2. Lee Donghae

 

Desclaimer : Tak tahu kenapa bisa kepikiran ff ini, Be Namja. Mungkin akan lain kesannya dengan ff lain, sedang mencoba suasana baru. FF ini juga terinspirasi dari drama To The Beautiful You, tapi ceritanya tak akan disamakan dengan dramanya. FF ala author. Semoga kalian suka.

 

 

SIDERS,, Get Out !!

 

 

___Happy Reading __

 

 “Yakk, IM BAEKHYUN ! IM CHANYEOL !”

Author POV

Teriakannya benar-benar membahana, sampai-sampai mengejutkan seluruh siswa. Donghae bahkan sampai bingung melihat tingkahnya itu. ‘Yoonghwa mengenal mereka?’

 

‘Dasar nappeun dongsaeng !’ umpat Yoona sambil berlari menuju adik-adiknya itu.

“Whoaa,, Nuna-ya kau sangat kereenn…” ujar Chanyeol takjub melihat nuna-nya yang kini telah berubah 180 derajat. “Bagaimana menurutmu, Baekhyun-ahh?”

“Ne, nado. Aku bahkan sampai lupa dengan wajah nuna.” Balas Baekhyun girang.

“Ssstt,,,” kedua tangan itu mengacungkan jari telunjuknya lalu menempelkannya pada bibir Baekhyun dan Chanyeol.

“Kalian berdua jangan berisik. Sekarang ikut aku !” suruh Yoona menarik ke dua dongsaengnya.

Sekarang disinilah mereka. Tempat yang sepi, dipenuhi rak-rak yang terisi penuh oleh buku-buku dan hanya sedikit orang disana.

“Dasar nappeun !”

Pletak ! ,,,, Pletak !

Kini pukulan itu mendarat manis dikedua kepala yang berbeda.

“Yakk, Nuna-ya kami ini baru datang, mengapa langsung kau pukul?” Baekhyun mengusap-ngusap kepalanya.

“Mengapa kalian tidak memberitahuku dulu, kalau mau masuk Chung Nam juga? Bukankah kalian lebih suka sekolah umum? Bagaimana bisa? Ayo cepat jelaskan !” desak Yoona.

“Pertanyaanmu terlalu banyak. Mana yang harus ku jawab?” Tanya Chanyeol polos.

“SE-MU-A-NYA.” Kini Yoona mulai tak sabar.

“hhh,,, pertama, kami memang sengaja tak memberitahu karena ingin memberi kejutan pada Nuna. Ke du…”

“Yak ! sekarang kalian telah berhasil membuatku terkejut.” Potong Yoona.

“Nuna, dengarkan dulu penjelasan dari dongsaengmu yang tampan ini.” Ujar Chanyeol pede.

“Cuihh,,,” respon Yoona dan Baekhyun bersamaan.

“Ishh,,” desis Chanyeol. “Ke dua kami masuk ke Chung Nam karena ingin seperti Nuna.” Jelas Chanyeol lagi.

“Jika kalian ingin seperti Nuna, seharusnya kalian masuk sekolah khusus yeoja. Pabo !”

“Nuna, kami sudah berusaha berdandan seperti yeoja. Namun sayangnya, Chanyeol tak pantas dengan pakaian-pakaian yeoja itu. Tubuhnya besar dan tinggi, cukup ekstrim bila menyamar menjadi yeoja.” Kali ini Baekhyun menjelaskannya panjang lebar_ bak kereta api (?)

“Begitu ya,,,, benar juga katamu, Baekhyun-ahh,” Yoona kini mengamati Chanyeol dari bawah sampai atas.

“Ya sudahlah,, kalian Nuna ijinkan untuk sekolah disini. Tapi Nuna mohon, jadilah dongsaeng yang baik dan jangan lupa panggil aku Hyung bukan Nuna. Arraseo ??”

“Siap !” ujar keduanya serempak, meletakkan telapak tangan didepan alis, layaknya orang sedang hormat.

“Bagus. Kalau begitu Hyung pergi dulu. Kalkkae..” Yoona berlalu meninggalkan kedua adiknya itu.

“Ne, kalkkae. Kajja Chanyeol-ahh kita ke kelas.”

“Ne.”

_ Be Namja _

Bel tanda masuk telah berbunyi. Semua siswa sudah siap untuk memulai pelajaran pagi ini, termasuk Yoona dan Taemin. Tak perlu menunggu lama, kini songsaengnim sudah memasuki kelas.

Yoona POV

Songsaengnim sudah masuk kelas, kulihat beberapa buku tebal dipegangnya. Namun ekor mataku membawa pada 2 orang yang berjalan dibelakangnya.

‘Shiitt ! Bagaimana bisa mereka mengambil kelas yang sama denganku? Aku sudah mulai jengah sekarang. Persetan dengan apa yang akan mereka perbuat, aku sudah tak peduli.’

 

Author POV

“Annyeong, Im Chanyeol imnida. Bangapta.”

“Nado annyeong. Im Baekhyun imnida. Bangapta.”

Selesai memperkenalkan diri, Chanyeol disusul Baekhyun duduk pada 2 kursi didepan Yoona. Mereka tak tahu bahwa dibelakang mereka ada seekor harimau yang siap menerkam mereka, Yoona.

_ Be Namja _

Pagi telah menjadi siang, dan siang kini telah berubah menjadi sore. Jam sekolah telah usai seiring dengan berbunyinya bel. Begitu pula dengan siswa-siswa yang mulai meninggalkan kelasnya, kembali ke asrama dan beristirahat setelah lelah beraktivitas.

Yoona bersiap meninggalkan kelas diikuti yang lainnya. Kwangmin Youngmin berjalan didepan disusul Yoona dibelakang dan dua orang lagi yang berjalan dibelakang Yoona.

_ Be Namja _

Mereka telah sampai diasrama, begitu Kwangmin dan Youngmin masuk, Yoona langsung menutup pintu dan menguncinya. Sontak saja 2 orang yang dibelakang Yoona langsung menubruk pintu.

Dukk ! ,,,, Dukk !

“Akkhh,,,”     “Aishh,,,”

‘Rasakan itu.’  Umpat Yoona yang ada didalam.

Dorrr,,, Dorrr,, “ Yakk, Hyung ! Buka pintunya !”

“Hyuunnggg,,,,,,, !!!” teriak keduanya terus menggedor-gedor pintu.

Sementara itu….

“Siapa itu yang berteriak diluar?” Tanya Donghae.

“Molla, mungkin orang aneh.” Ujar Yoona cuek, kemudian berjalan menuju kamar mandi hendak membersihkan diri.

“Kenapa dia?”

“Molla, Yoonghwa begitu sejak kedatangan dua siswa baru itu.” Jelas kwangmin.

“Oh,, siswa yang tadi pagi?”

“Ne,,” Angguk Kwangmin berlalu pergi.

Hanya tertinggal Youngmin dan Donghae diruang itu.

“Kau kenal mereka, Youngmin-ahh?”

“Yang ku tahu mereka bernama Im Chanyeol dan Im Baekhyun. Mereka kembar tak identik. Mereka juga satu kelas dengan kami.” Jelas Youngmin, duduk disofa lalu menyalakan tv.

“Begitu,,,” Merasa bosan kini Donghae mulai ikut duduk disamping Youngmin.

Dorr,,, Dorr,,,“Yakk,,, Hyuuuuunngg. Buka pintunya !” samar-samar kini suara itu mulai terdengar lagi, terus menerus hingga akhirnya Yoona yang telah selesai mandi pergi menuju pintu disusul Donghae.

Ceklek !

“Ada apa ?” ujar Yoona begitu ketus.

“Ijinkan kami masuk, Hyung. Kami belum menemukan tempat tinggal hari ini. Jebal,,” Mohon Baekhyun.

“Shireo ! kalian berdua tidur saja diluar.”

“Kau jahat sekali, Hyung. Kami ini kan dongseangmu juga…” kini Chanyeol mulai merajuk.

“Yoonghwa-ahh, ijinkan saja mereka masuk, kasihan mereka. Lagian ini juga sudah mau masuk musim dingin, lagipula mereka kan juga dongsaengmu.” Ujar Donghae kali ini.

“Hhhh,, keurae. Masuklah …” ujar Yoona mempersilahkan Baekhyun dan Chanyeol masuk.

“Gomawo, Hyung !”

“Oh?? Kalian juga akan tinggal disini?” Kwangmin yang baru saja selesai terkejut melihat kedatangan mereka.

“Ne,,”

“Semuanya , ini Im Baekhyun dan ini Im Chanyeol. Mereka berdua dongsaengku. Umur kami tak berbeda jauh hanya 10 bulan. Itulah sebabnya mereka satu angkatan dengan ku.”  Selesai dengan itu, Yoona berlalu pergi lalu berbaring tidur.

“Jika kulihat, sepertinya Yoonghwa tidak senang dengan kedatangan kalian.” Kini Youngmin mulai menyahut.

Waktu terus berjalan, tak terasa jam sudah menunjukan pukul 7. Namun sampai saaat ini belum ada makanan apapun yang tersedia di meja makan. Tak tahan dengan laparnya, akhirnya Donghae yang kali ini harus berkorban. Memasak.

“Perutku sudah tak tahan lagi. Apakah tidak ada makanan di kulkas?” keluh Baekhyun mengelus perutnya itu. “Kurasa tidak ada, waktu itu aku hanya membeli sedikit bahan makanan dengan Yoonghwa karena kami tak bawa uang banyak.” Sahut Youngmin kemudian.

‘Yoonghwa? Yoona dan Yoonghwa. Tak beda jauh, lagi pula nama kecil Nuna itu Yoong. Nuna, tak buruk juga namamu.’ Pikir Baekhyun.

Aroma masakan mulai menyerbu, langsung saja Baekhyun berlalu menuju dapur disusul Youngmin. Sementara Chanyeol dan Kwangmin tidak menyadarinya karena asik dengan film yang sedang mereka tonton.

“Wuah, Hyung. Kau tahu saja kalau aku sedang lapar.  Boleh aku makan?”

“Silahkan, Baekhyun-ahh. Tapi kau bisa bawa piring-piring itu ke ruang tengah kan? Kita makan disana saja.” Ujar Donghae. Sibuk mencuci peralatan masak yang habis dia pakai. “Youngmin-ahh, bantu aku menaruh penggorengan dan spatula ini.” Suruh Donghae.

“Ne, Hyung.”

“Kajja semuanya kita makan ! Donghae Hyung memasak ini untuk kita.” Teriak Baekhyun membawa piring-piring itu. Donghae dan Youngmin kemudian terlihat menuju ruang tengah juga setelah selesai dengan pekerjaanya.

Kini telah tersedia enam piring meja. Namun belum ada yang memulai makan karena masih satu orang lagi yang belum hadir.

“Kemana Yoonghwa?”

“Dia tidur, Hyung.” Balas Chanyeol. Langsung saja Donghae pergi hendak membangunkan Yoonghwa.

Yoona POV

Perutku rasanya lapar sekali. Aku putuskan untuk bangun saja. Namun aku mendengar suara Baekhyun berteriak kalau Donghae telah memasak sesuatu. Langsung saja aku beranjak dari tempat tidurku. Terlihat lima orang lengkap tak ada yang kurang satu pun sedang berkumpul disana. Yah,, dari sini mereka langsung terlihat olehku, kamar ini tidak berpintu. Semuanya memang tidak berpintu, hanya kamar mandi saja.

‘Bagaimana ini? Hidupku makin tak tenang saja. Apa yang harus kulakukan?’

 

Donghae terlihat menju ke sini. ‘Mungkin mau membangunkanku’

“Oh? Kau sudah bangun? Kajja kita makan, yang lain sudah menunggu.”

“Ne,,”

Author POV

Suasana disana begitu berisik, volume tv, ocehan Baekhyun dan yang lainnya memenuhi ruangan. Belum lama mereka makan, terdengar suara dentingan bel menandakan seseorang yang datang.

“Siapa yang datang malam-malam begini?”

“Molla”

“Coba Yoonghwa-ahh, kau periksa ke luar.”

“Ne, Hyung.”

‘Siapa sih yang datang? Tak tahu apa kalau ini sudah malam.’  Rutuk Yoona.

Dibukanya pintu itu perlahan. Sedikit demi sedikit, nampaklah 3 yeoja yang entah datang dari mana.

_ Be Namja _

 

At Jepang

“Apa Baekhyun dan Chanyeol sudah sampai Seoul?”

“Ne, Yeobo. Kurasa mereka sampai tadi pagi.” Balas Tuan Im.

“Semoga mereka bisa menjaga Yoona. Kau tahukan, aku begitu khawatir dengan keadaanya. Belajar di sekolah namja, entah apa yang ada dipikirannya itu. Aku tak bisa bayangkan dia tidur sekamar dengan namja, bergaul dengan namja dan yang lainnya. Memikirkannya sudah membuat kepalaku pusing.”

“Sudahlah, tak perlu seperti itu. Aku yakin Yoona bisa melakukannya dengan baik. Dia itu yeoja yang hebat, bangga jika kita diberikan anak seperti itu.” Tuan Im mencoba menenangkan istrinya.

_ Be Namja _

 

 

“Untuk apa malam-malam datang kesini? Kalian tak tahu disini itu berbahaya, bagaimana jika ada yang melihat?” Cerocos Yoona panjang lebar. Bagaimana tidak, menyelinap ke sekolah saja dapat dibilang terlalu berani, kini mereka dengan beraninya lagi menyelinap masuk ke asrama.

“Tidak apa-apakan? Lagi pula tak ada yang tahu kok. Kami kesini mau bertemu Donghae Oppa.”

“Segitu ngefansnya kalian sama Hyung? Isshh,,,” Youngmin bahkan bergidik ngeri dengan kelakuan 3 yeoja ini.

“Tentu saja. Wae, ada masalah?”

“Ada !” timpal Baekhyun dan Chanyeol bersamaan.

“Maaf ya, bukannya aku tak menghormati kalian tapi seharusnya kalian itu tahu waktu. Ini sudah malam, memang belum larut tapi tetap saja kan berbahaya bagi kalian. Kalian bisa bertemu aku kapan saja, asal jangan seperti ini dan sekarang kalian sudah bertemu aku, apa yang akan kalian mau?” nasehat Donghae, jujur saja baru kali ini Donghae menemukan fans seperti ini, bahkan dia ini kan bukan artis.

“Begitu, mianhae, Oppa. Kaimi tak akan melakukannya lagi.”

“Baguslah kalau begitu.” Dengan tampang cueknya itu Donghae membalasnya. ‘Dasar kurang kerjaan !’

 

“Jessica imnida.”

“Choi Sooyoung imnida.”

“Kwon Yuri imnida.”

“Ne, Lee Donghae imnida.”

“Jo Kwangmin imnida.”

“Jo Youngmin imnida.”

“Annyeong, Im Baekhyun imnida dan ini Im Chanyeol. Ini Hyung-ku.” Tunjuknya pada Yoona. ‘Ingin menjadi dongsaeng yang baik rupanya?’ umpat Yoona.

 

Suasana yang mulanya sepi mulai menjadi gaduh. Acara makan nasi goreng dengan tenang gagal sudah, akibat kedatangan 3 yeoja ini. Terlihat sekali kalau mereka ini sedang mencari pasangan disini. Jessica sibuk dengan Donghae, begitu pula Sooyoung yang sibuk dengan Kwangmin dan Youngmin. Lalu Yuri?? Tentu saja, dengan gencar ia mendekati Yoona.

“Chanyeol-ahh, kurasa hanya kita yang tak laku disini.” Sedih sekali si kembar Im ini. Tidak ada yeoja yang mendekati mereka.

“Ne, kau betul. Enak sekali hyung-hyung itu.” Balas Chanyeol.

“ishh,,, lihat itu. Bahkan Nuna kita didekati juga, Chanyeol-ahh.” Baekhyun bergidik ngeri melihatnya. ‘Apakah Nuna-ku setampan itu? Aku saja yang benar namja tak didekati.’ Umpat Baekhyun sedih.

“Kurasa Nuna juga risih. Tapi mau bagaimana lagi? Itu resikonya, kekeke !” timpal Chanyeol senang. Terus saja mereka berbisik sambil memperhatikan Nuna-nya itu.

Yoona POV

‘Andai saja aku tak punya hati, sudah aku usir dia.’. Yuri terus saja menempel padaku. Menyandarkan kepalanya di bahuku, mau apa dia? Kau kira aku akan tertarik? Lagi pula aku ini yeoja, dan masih SANGAT NORMAL.

“Oppa,, boleh aku tahu nomor ponsel mu?”

“Aku tak punya ponsel.”

“Jangan berbohong. Apa Oppa tak suka padaku?”

Ingin rasanya aku menjawab ‘Iya’ didepan mukanya itu. ‘Menyebalkan !!!. Aku sudah tak tahan lagi…

“Aku belum sempat beli ponsel sejak pindah ke sini. Memang kau mau apa? Menghubungi ku setiap waktu? Aku tak suka.”

“Apa yang Oppa tak suka dari ku?” kini mukanya mulai terlihat muram, menundukkan kepala. ‘Aku jadi tak enak padanya.’

“Bagaimana ya? Aku tak bisa memberitahukannya padamu. Pokoknya kita tak bisa berhubungan, dan kau tak boleh suka padaku. Aku takut nanti kau akan sakit hati.” Jelasku hati-hati. ‘Tak mungkin kan kalau aku memberitahu identitas ku sebenarnya? Apa nanti reaksinya jika dia tahu kalau aku ini yeoja? Sama sepertinya.’

 

Author POV

Malam semakin larut, mereka yang tadinya ingin begadang menonton film harus tertunda karena tamu yang tak diundang itu. Semuanya terlihat tidur di ruang tengah, lengkap dengan 3 yeoja itu dan tv yang masih menyala.

Chanyeol yang masih terjaga, kini menggelar bed cover disana. Tidur nyenyak disan bersama hyung-hyung nya. Namun berbeda dengan Yoona, ia tertidur disofa bersama Yuri, Sooyoung dan Jessica. Dengan posisi Yoona tengah, Yuri bersandar di bahu sebelah kanan, Jessica disebelah kiri dan Sooyoung yang bersandar pada bahu Jessica. Mereka tak perlu memikirkan akan bangun jam berapa, karena esok adalah hari minggu.

Donghae POV

Ddukk !    Ddukk !

‘Aduh apa ini yang menimpaku? Berat sekali rasanya.’

Donghae yang merasa ada yang menimpanya mulai terbangun dari tidurnya. Kubuka mataku dan apa yang kulihat? Satu kaki disebelah kanan dan kiri ku bertengger manis di perutku, seperti ingin menjadikanku guling.

Kutengokkan kepalaku ke kanan dan kiri. Ohh,,, ternyata si kembar Im, Baekhyun, Chanyeol. Langsung saja aku bangun dari tidurku, dan kusingkirkan kaki itu dari tubuhku. Kemudian aku melaju ke dapur dan meneguk beberapa gelas air. ‘Dingin sekali rasanya. Sebentar lagi musim dingin datang.’

 

Kulangkahkan kakiku, namun kali ini aku tak berniat tidur disana lagi, lebih baik aku tidur ditempat tidurku itu. Kumatikan tv yang masih menyala, dan berbalik. Tepat berada didepan sofa, kulihat Yoonghwa nampak tak nyaman tidur disitu. ‘Dasar namja ini.’  Umpatku.

Author POV

Donghae akhirnya mengangkat Yoona, menjauhkanya dari yeoja-yeoja itu. Membawanya ala bridal menuju tempat tidur mereka. Alhasil kini Yuri bersandar pada bahu Jessica.

“Aduh, bagaimana ini? Tempat tidur Yoonghwa berada diatas. Tak mungkin kan, jika aku menggendongnya sambil menaiki tangga ini.” Donghae terdiam sejenak, memikirkan apa yang harus dia lakukan sekarang.

“Ku baringkan saja disini.” Merasa tak ada jalan lain, Donghae membaringkan Yoonghwa di tempat tidur miliknya dan menarik selimut hingga menutupi sebagian tubuhnya. Sama seperti yang Yoona lakukan dulu pada Donghae.

Selesai dengan itu, Donghae menaiki tangga itu dan berbaring di tempat tidur Yoona. “Mengapa tubuhnya ringan sekali? Tidak seperti namja pada umumnya.” Terlintas di pikiran Donghae, kalau Yoona itu tidak seperti namja lain bahkan sempat juga ia berpikir kalau Yoona itu yeoja.

“Tak mungkin seperti itu, ah. Masa ia Yoonghwa bukan namja, mungkin memang seperti itu tubuhnya. Sudahlah, Lee Donghae saatnya kau tidur.” Donghae mulai memejamkan matanya perlahan, menikmati mimpinya untuk saat ini.

_ Be Namja _

  

Matahari pagi mulai menyongsong, minggu pagi yang hangat, minggu terakhir di musim gugur ini. Suasana asrama mulai ramai ditandainya sang penghuni yang sudah terbangun dari tidurnya.

“Yakk,, Yuri, Sooyoung bangun !! menjauh dari bahuku ! Heyy !!” pekik Jessica. Dasar tak tahu diri, pagi-pagi sudah berteriak sekeras itu.

“Bisa diam, tidak ?” balas Chanyeol yang terganggu olehnya. Bahkan ia, Baekhyun, Youngmin dan Kwangmin ikut terbangun.

“Jessica-ahh, mengapa pagi-pagi sudah berteriak?” Yuri yang masih setengah nyawa bertanya sambil mengerjapkan matanya.

“Tahu nih,,, mengganggu saja.” Sooyoung yang terbangun mulai menimpali.

“Ahh, sudahlah ini semua karena kalian tak mau bangun. Bahuku rasanya sakit gara-gara kalian.” Sungut Jessica kesal.

Yoona POV

Samar-samar aku mendengar pekikan suara. Sungguh menyakitkan telinga, hingga akhirnya aku terbangun. Tapi mengapa aku tidur disini? Bukankah aku kemarin tidur disofa. Lagi pula ini kan tempat tidur Donghae Hyung? Apa jangan-jangan,,,,,

Donghae POV

Ada sebuah suara yang membangunkan ku, rasanya pekikan itu sungguh menyakitkan. Langsung saja aku turun dari tempat tidur ini. Dan kulihat Yoonghwa juga sudah bangun.

“Sudah bangun, Yoonghwa-ahh? Maaf, kemarin aku hendak membaringkanmu di tempat tidur mu, tapi karena kurasa tak bisa jadi kubaringkan tempat tidurku saja.” Jelasku. Aku tahu dia nampak bingung dengan posisinya saat ini. Jadi kujelaskan saja semuanya.

“Oh,, begitu. Gwaenchanha, Hyung. Terima kasih sudah memindahkanku, rasanya bahuku sakit gara-gara yeoja itu.”

“Kkkk! Ne, ayo kita sarapan.” Ajakku.

Author POV

Yoona dan yang lainnya menyiapkan sarapan saat ini. Dibuatnya 9 gelas susu dan disiapkannya beberapa lembar roti. Semuanya mulai menyantap sarapannya masing-masing.

“Setelah ini kalian akan pulang, kan?” Tanya Baekhyun. Nadanya seperti mengusir yeoja-yeoja itu.

“Ne,, tapi bagaiman kita bisa keluar. Pasti nanti banyak yang melihat kita, kan?” Sooyoung kini mulai cemas.

“Nanti kami akan mengantar kalian.” Balas Donghae.

“Jinjja? Gomawo Oppa.” Jessica yang diam mulai menyahut lagi.

“Kalian semua juga ikut.” Suruh Donghae pada hoobae-hoobaenya itu.

“Begitu? Baiklah.” Kwangmin yang sudah selesai sarapan mulai beranjak hendak membersihkan diri, disusul Youngmin, Chanyeol dan Baekhyun.

“Mengapa, saat aku bangun, Oppa tidak ada disampingku?” Yuri mulai bersuara.

“Tentu saja aku pindah.” Balas Yoona cuek.

“Oh,,”

“Kalian juga ingin mandi dulu atau bagaimana?” Tanya Donghae pada ke tiga yeoja itu.

“Kami mandi dulu saja baru pulang.” Usul Sooyoung.

“kalau begitu tunggu sebentar.” Donghae dan Yoona mulai beranjak meninggalkan mereka.

“Yuri-ahh, sepertinya Yoonghwa tidak menyukaimu ya? Cuek sekali dia padamu.”

“Ne, Sooyoung-ahh. Dia bilang aku akan sakit hati jika suka padanya.”

“Begitu? Aneh sekali.” Jessica mulai curiga.

_ Be Namja _

 

 

Semuanya telah siap, kini mereka semua mulai keluar asrama. Berbaris layaknya orang yang sedang upacara, berjalan mengendap-ngendap. Karena ini hari minggu, sepertinya siswa lain belum ingin keluar dari asramanya. Dengan begitu. Donghae dan yang lainnya bisa keluar dengan aman melewati gerbang sekolah. Mengingat tidak ada pintu di belakang asrama.

Ditelusurinya jalan setapak itu. Pohon-pohon yang tertanam disisi jalan masih nampak menggugurkan daunnya yang mulai menguning. Semilir angin berhembus meniupkan rambut mereka.

“Oppa,,” Yuri yang masih belum kapok mulai mendekati Yoona. Berjalan disampingnya, sementara Baekhyun dan Chanyeol yamg melihat dari belakang hanya merasa tak tahan melihat Nuna-nya seperti itu.

Seperti biasa Jessica yamg mendekati Donghae dengan Sooyoung, Kwangmin dan Youngmin yang berjalan dibelakang keduanya. Sedikit berbincang-bincang sambil menikmati suasana sekitar.

“…..” Yoona tak membalas panggilan itu, ia terus saja berjalan tanpa mempedulikkan Yuri yang berjalan disebelahnya.

“Sudahlah, Yuri-shii. Jangan mendekati Hyung-ku lagi.” Baekhyun yang mulai tak tahan kini bersuara, menarik lengan Yuri agar menjauhi Nuna-nya.

“Benar, kau tak lihat, Hyung-ku itu tak suka padamu.” Timpal Chanyeol.

Merasa kesal, akhirnya Yuri berjalan lebih cepat meninggalkan mereka yang bermarga Im itu.

“Rasakan itu.” Chanyeol tersenyum puas melihatnya. Begitu pula dengan Baekhyun dan Yoona. Chanyeol kini berjalan dikiri Yoona dengan Baekhyun di kanannya.

“Gomawo, Saeng-ku.” Ujar Yoona tersenyum pada keduanya.

“Ne, Nuna. Kami tak tahan melihat si Yuri itu mendekatimu terus, iya kan Chanyeol-ahh?”

“Ne, Nuna. Pokoknya mulai sekarang kami akan menjagamu. Lagi pula Eomma dan Appa juga menghwatirkanmu.”

“Kalau begitu, jadilah dongsaeng yang baik mulai sekarang.” Suruh Yoona.

“Siap… Nuna,,, ” ujar keduanya berbisik ditelinga Yoona.

Terus berjalan mengikuti jalan setapak kemudian dikalungkannya lengan Yoona pada lengan Baekhyun dan Chanyeol. Tak peduli dengan tatapan orang-orang yang melihatnya. Toh mereka ini kan saudara jadi tak apa jika mereka seperti ini. Mungkin sedikit aneh dengan mereka yang menganggap Yoona itu namja. Senyum terlukis diwajah mereka seiring dengan langkahnya kaki.

 

 TBC…………………………………………..

Leave Your Comment……………….

Pos ini dipublikasikan di yoonhae dan tag . Tandai permalink.

26 Balasan ke _ YoonHae _ Be Namja _ 3

  1. bungadae berkata:

    Yul nempel sama Yoong
    Donghae mulai curiga?
    semoga identitas Yoong g terbongkar
    NEXT..!!

  2. Lin berkata:

    Makin seru
    penasaran gimana nanti reaksi teman” yoona kalau identitasnya terbongkar…
    Next jgn lama”

  3. nami yuri berkata:

    Keren, Lanjut thor

  4. LoveLy_pyRos berkata:

    wah,yuri maU’y nmpeL tRz ma yoona…!? smga mrka ga curiga ma yoona..!? s kmbar im kompak bgt ngLndungn yoona…!? dtnggu part sLnjut’y…

  5. Lawliet berkata:

    Ciaa..
    yuri suka sama yoona.🙂 donghae sama jessica udah mulai curiga. Ya udah di tunggu kelanjutannya.

  6. haznia berkata:

    waduh yuri deket'” mulu nih sama yoonghwa. Dongsaeng dongsaeng yg baik, jab sampe ketahuan
    Lanjutt

  7. gladys berkata:

    ahhhh akhirnya ff yg aq tunggu di post juga😀, author gomawo ne🙂, ceritanya makin seru >_<„ next ya chinggu jangan lama lama ne😦, jaebal!!

  8. diiah ciicwejutexs berkata:

    Setampan pa y yoong ampe bkin yuri klepek” hihi mdh”an hae oppa cpt nyadarin soal yoong
    next part thor

  9. eilistha berkata:

    yuri bneran suka tuh ma yoona..
    mkin seru..
    di tnggu lnjutan nya

  10. vhya pyrotechnic berkata:

    omoo….
    Mulai ada yang curiga ma yoona eonnie. Gawat….

    Ditunggu nextnya.
    Fighting.

  11. widia berkata:

    Huwaaaa makin seruuuu tapi yh momentnya belum banyak
    Lanjut thor tapi jangan lama-lama ya thor hehe. Hwaiting!

  12. regina berkata:

    kyknya donghae dah mulai curiga, tp blm sepenuhnya curiga jg sih kl yoona tuh cewek, gmn reaksi chingunya yoona terutama donghae dan yuri kl tau sbnrnya ‘yonghwa’ itu cewek, wahh pst seru nih ^^

    Di tgg next partnya thor, gomawo🙂

  13. aisyahnuratiqoh berkata:

    Penasaran nih sama reaksi semua orang saat tau kalau yoonghwa ntu cewek. di tunggu next partnya thor. keep writing and FIGHTING ^_^9

  14. im pizza berkata:

    chanbaekyoon…i love u all >3<
    makin seru…hehe

  15. tuh cewek 3 gatel banget yah,,, hehehe
    rada risih sih, gak udh yoona eon gw juga,, *emanglonamja?
    ywd dh,, next part jangan lama2 ne

  16. emaesa berkata:

    chanyeol, baekhyun dongsaeng yg baik .. Kkk
    lanjut author ..

  17. EunHaeMine berkata:

    kereenn,next

  18. Pyros berkata:

    Next

  19. marisya_icha berkata:

    kasian bgt BaekYeol oppa dianggurin.. sini oppa! sama aku aja #plakk hehehe
    yuri eonni jangan ganggu yoona eonni dong.. kasian tau eonniku jadi risih gitu.. lagian yoona eonni itu cuma buat donghae oppa ^^ hehehe

    ayo dinext thor ^^

  20. Yoonhae shipper (rhiana) berkata:

    Thoor lnjutkan part 4 ny yah thoorr!!
    ditunggu,,
    mkin seru nih crita ny,,
    gmna nasib yoona klo smpe kthuan klo dy itu yeoja,n gmna reaksi yuri saat thu klo yoona itu yeoja bkan namja,hahaaa,,
    pasti lucu yah,,
    ditunggu thoor!!

  21. sj13215 berkata:

    Jika yang comment tidak sesuai dengan harapan, ff ny terpaksa tidak dilanjut. Mianhae, soalnya apa susahnya tinggalin jejak, toh saya gk minta kalian comment yg panjang2… Beberapa kata aja sudah cukup bagiku. Dan gomawo buat reader yg udh ninggalin jejak kalian, itu udh membuat saya jdi semangat buat ngelanjutin ff nya.

  22. Rika CalisthAiden berkata:

    gimana jadinya kalau donghae udah tau kalau yoonghwa yeoja? Next part di tunggu thor

  23. Deery00ng berkata:

    Next chap jngan lama” unN🙂
    FIGHTING!!!

  24. Tya Nengsih berkata:

    donghae mulai curiga…?
    next partnya dtunggu

  25. kezia berkata:

    Seru ff nya..
    Di tunggu lanjutannya thor..
    Gomawo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s